Obat Mata

Obat Mata Bengkak

obat mata bengkak

Apa Obat Mata Bengkak Terbaik dan Penyebabnya

Obat mata bengkak adalah salah satu obat paling krusial perlu disimpan dan selalu ada di rumah. Jangan remehkan sakit mata sediakan selalu obat mata tepat. Yang paling umum adalah obat mata merah, obat mata merah dan bengkak, obat mata merah dan gatal serta obat mata belekan.

Menurut asisten profesor bedah vitreoretinal, jurusan oftalmologi di New York Eye and Ear Infirmary, Jessica Lee, MD, banyak kondisi yang dapat menyebabkan satu atau kedua mata memerah dan bengkak. Namun, tidak selalu mudah untuk mengetahui penyebabnya.

"Biasanya mata menjadi merah bengkak karena pembuluh darah di permukaan mata membesar atau meradang," jelas Jessica Lee, MD. "Dan ada banyak alasan bisa terjadi," tambahnya. Selalu sediakan obat mata bengkak merah, jangan dilupakan, anda tidak pernah tahu kapan membutuhkan obat mata merah bengkak ini.

Selain itu, jika banyak menghabiskan waktu di depan layar laptop atau televisi, terapkan metode 20-20-20, yaitu pejamkan mata tiap 20 menit atau pemandangan lain yang cukup jauh (20 meter) selama 20 detik.

Siapkan obat mata tetes untuk merah dan bengkak jika seperti ini. Dengan begitu, ketegangan mata bengkak pun berkurang dan akan meminimalkan urat-urat merah muncul akibat mata bentak dan tegang.

Khusus wanita, saat mata sedang merah dan bengkak, hindari mengaplikasi riasan mata karena itu hanya memperparah gejala. Pastikan memiliki stok obat mata di tas.

Mata Merah Bengkak dan Gatal serta Cara Mengatasinya

9 Cara mengatasi mata merah bengkak dan gatal dengan obat mata alami :

1. Letakkan kantong teh celup dingin untuk meredakan gatal dan mata bengkak.

2. Gel lidah buaya, aplikasikan di kelopak mata untuk meredakan gatal, dan mata bengkak.

3. Pasta kentang pada mata tertutup untuk mengurangi peradangan dan gatal.

4. Irisan timun, untuk mengurangi bengkak dan meredakan gatal.

5. Irisan buah dingin, untuk mengurangi iritasi.

6. Cuci dengan air dingin.

7. Sendok dingin untuk mengurangi peradangan, penyumbatan pembuluh darah dan mata bengkak.

8. Perbanyak minum air putih.

9. Teteskan minyak kasturi pada mata untuk menghilangkan nyeri pada mata, peradangan dan lain-lain.

sumber : Boldsky.com

Mata Merah dan Bengkak serta Cara Mengatasinya

6 Sebab Mata merah dan bengkak

1. Alergi

Reaksi alergi tidak hanya membuat mata Anda terasa gatal, lembut, dan berair, tapi alergi juga memicu kemerahan yang semakin parah jika digaruk. "Reaksi alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh alami terlalu banyak bekerja atau memiliki respons berlebihan terhadap stimulus tidak berbahaya," kata Dr. Lee.

Hampir semua hal bisa memicu reaksi, tapi faktor penyebab alergi paling umum adalah debu, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, dan detergen.

2. Alkohol

Terlalu banyak mengkonsumsi alkohol membuat pembuluh vena di mata memerah dan terlihat bengkak. Alkohol menyebabkan pembuluh darah yang berukuran kecil di mata akan melebar, membuat lebih banyak darah mengalir melalui mata. Semakin banyak minum, selaput putih mata semakin terlihat merah.

3. Kurang tidur

Kurang tidur membuat mata cenderung menjadi merah seperti bengkak. Itu karena kurang tidur bisa menurunkan jumlah oksigen yang sampai ke mata, pada akhirnya menyebabkan pembuluh darah di mata melebar dan tampak merah.

4. Lensa kontak

Iritasi karena lensa kontak membuat oksigen di mata berkurang. "Jika lensa dipakai terlalu lama atau digunakan saat tidur, bisa menyebabkan kemerahan, infeksi, dan dalam kasus terburuk terjadi ulkus kornea," kata Dr. Lee.

Ulkus kornea adalah luka terbuka terbentuk pada kornea karena berbagai sebab, penyebab tersering adalah infeksi.

5. Subconjunctival

Subconjunctival adalah kondisi perdarahan terjadi ketika pembuluh darah di bawah permukaan mata pecah, dan darah terperangkap sehingga membentuk lapisan merah terang di bagian selaput putih mata.

Ini adalah cedera yang umum dan meskipun perdarahan terlihat serius, hal itu tidak mempengaruhi penglihatan atau menyebabkan rasa sakit atau pembengkakan.

6. Glaukoma

Glaukoma adalah serangkaian penyakit merusak saraf optik (saraf yang menghubungkan retina mata ke otak). Ini terjadi bila terlalu banyak tekanan diletakkan di mata karena penumpukan cairan.

Salah satu tanda pertama dari glaukoma, adalah kemerahan, penglihatan kabur, melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu, dan rasa sakit di mata

Solusi Terbaik, Kapan harus periksa ke dokter spesialis mata?

Umumnya gangguan mata merah dan bengkak ini tidak perlu dikhawatirkan, karena bisa hilang dengan sendirinya dengan pengobatan rumahan. Namun, pada beberapa kasus kondisi ini memerlukan diagnosis medis dan obat dari dokter.

6 Tanda harus segera periksa ke dokter spesialis mata.

1. Mata mengeluarkan lendir berwarna (menandakan adanya infeksi serius)

2. Mata terasa nyeri

3. Mata menjadi sensitif terhadap cahaya

4. Pandangan kabur

5. Mengalami demam dan tubuh ikut terasa nyeri

6. Meski sudah melakukan terapi rumahan selama seminggu, mata merah tak kunjung membaik

Pernahkah anda terlalu kencang atau terlalu sering mengucek mata? Sebaiknya hal tersebut segera dihentikan, karena ternyata ada implikasi serius jika meneruskan kebiasaan buruk ini.

Berikut 7 Efek Buruk menurut medis jika terlalu sering mengucek mata

1. Penyakit mata serius

"Mengucek mata berulang kali dapat mengakibatkan melemahnya kornea dan distorsi kornea disebut keratoconus," menurut profesor oftalmologi di University of Utah, Mark Mifflin, MD.

Jika kerusakan kornea yang terjadi cukup parah, Anda mungkin memerlukan transplantasi kornea agar kondisi mata bisa kembali seperti semula.

2. Kornea tergores

Bulu mata atau debu menempel di mata bikin tergoda untuk mengucek mata. Bukannya baik, hal ini justru bisa menyebabkan tergoresnya kornea mata Anda. Daripada mengucek, lebih baik gunakan air untuk membilas mata Anda agar bersih seperti sedia kala.

3. Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit mata yang terjadi ketika tekanan cairan dalam bola mata terlalu tinggi. Disebutkan bahwa salah satu hal bisa menyebabkan terjadinya penyakit mata tersebut adalah mengucek mata terlalu sering.

4. Rabun jauh semakin buruk

Kebiasaan mengucek mata bisa membuat penglihatan semakin buruk, khususnya jika penderita miopia progresif atau rabun jauh. Menurut penelitian dari American Academy of Ophthalmology, hampir 9,6 juta orang mengalami keadaan rabun jauh yang memburuk akibat sering mengucek mata.

5. Infeksi mata

Meski terlihat bersih dan sudah dicuci, kuman tak hilang sepenuhnya dari tangan. Menurut American Optometric Association, menyentuh mata dengan tangan dapat mentransfer kuman-kuman jahat. Hal paling ringan yang bisa terjadi sebagai akibatnya adalah konjungtivitis atau mata merah.

6. Kelopak mata menjadi longgar

Kelopak mata bisa kehilangan elastisitasnya jika Anda sering mengucek mata. Meski tidak menyebabkan keluhan signifikan, bentuk kelopak mata longgar tentu bisa sangat mengganggu penampilan.

7. Mata merah dan lebam

Mengucek mata yang dilakukan cukup keras dan berkelanjutan bisa menyebabkan pembuluh darah di mata mengalami kerusakan hingga akhirnya pecah. Hal ini bisa menyebabkan darah di sekitar mata mengalir ke jaringan di sekitarnya. Akibatnya, mata merah dan lebam tak bisa dihindari lagi.

Penularan penyakit mata merah dan upaya pencegahannya

Penularan jenis sakit mata ini memang terkadang tak terdeteksi. Namun, penularannya bukan lewat pandangan. Adapun mekanisme penularan mata merah akibat konjungtivitis virus adalah melalui berpindahnya kuman dari lendir mata penderita ke tangan orangsehat.

Ketika orang sehat menyentuh mata tanpa cuci tangan sebelumnya, virus yang menempel pada tangan dapat berpindah ke mata. Penularan makin mudah terjadi ketika imunitas orang tersebut sedang menurun. Agar terhindar dari tertularnya sakit mata ini, biasakan untuk selalu hidup sehat.

4 kebiasaan hidup sehat yang sebaiknya Anda praktikkan adalah:

1. Hindari menyentuh mata dengan tangan yang belum dicuci.

2. Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

3. Gunakan handuk bersih untuk mengeringkan tangan setelah dicuci, dan sebaiknya tidak saling bertukar handuk.

4. Tidak bertukar kosmetik untuk mata, atau alat perawatan mata dengan orang lain, misalnya seperti obat tetes mata.

Jadi, bagi yang menderita mata merah, mengenakan kacamata hitam untuk menghindari penularan sakit mata sebenarnya tak perlu dilakukan. Terpenting adalah tidak menyentuh lendir mata dengan tangan, serta rutin cuci tangan dengan sabun antiseptik dan air mengalir.